WK SERIES

IT’S YOU AND ALWAYS BE YOU

“Kau tau Siwonnie? Drama baruku baru saja rilis, aku tidak tahu akan bagaimana jadinya, aku berharap semoga aktingku bisa diterima”

“aku sudah berusaha matian-matian, Apa aktingku terlihat kaku?”

“Apa aku tidak pantas memainkan peranku?”

“Ahh entahlah! aku khawatir penonton akan kecewa, tapi sungguh aku sudah berusaha sangat keras agar aktingku terlihat natural”

Entah topik “drama baru” menjadi tema obrolan Siwon dan Kyuhyun yang ke berapa. Yang jelas Kyuhyun hanya ingin menceritakan apa yang terjadi dalam hidupnya, apa yang dia lakukan dan apa yang telah ia lalui di hari-harinya yang terpaksa harus ia lalui sendiri tanpa Siwon –kekasihnya. Ya, menjadi seorang pria warga negara Korea, Siwon sedang melaksanakan tanggung jawabnya sebagai warga negara yang baik dan patuh aturan, dengan segala resiko yang harus diambil Siwon memutuskan untuk masuk “wajib militer” tahun ini. Dengan berat hati ia harus meninggalkan keluarganya, pekerjaannya, teman-temannya, kehidupan sebagai seorang public figure dan yang ia rasa paling berat ialah ia harus meninggalkan kekasihnya yang amat ia cintai.

Siwon mendapat libur minggu ini dan ia ingin menghabiskan “liburan” ini bersama keluarga, teman-teman, dan tentunya bersama Kyuhyun. Maka disinilah ia berada, menghabiskan sore menjelang malam hanya berdua bersama Kyuhyun di sebuah café kecil di pinggir kota yang bernuansa sederhana tapi dekorasinya sangat memikat mata, tempat yang dulu hingga sekarang menjadi favorite nya untuk menghabiskan waktu bersama Kyuhyun. Kyuhyun sangat suka tempat ini, nuansa yang diberikan café ini sangat nyaman dan tenang, dan tentunya yang menjadi favorite Kyuhyun disini adalah ice cream large size dengan aneka buah, coklat dan berbagai rasa yang dapat memanjakan lidahnya.

“tapi harus kau tahu! Aku senang bisa bermain di drama ini karena tentu saja aku ingin mengasah kemampuan aktingku. Kau harus menonton drama pertamaku ini!” Dengan terus bercerita tentang ini itu, Kyuhyun disela-sela cerita akan melahap satu sendok penuh ice cream large size rasa vanilla-chocolate dengan toping buah dan cake yang ada di depannya.

“Tentu saja aku akan menontonnya, kau pasti terlihat luar biasa!” Siwon tersenyum memandang Kyuhyun yang agak belepotan ice cream, mungkin Kyuhyun terlalu semangat dengan cerita nya dan terlalu sayang untuk menganggurkan ice creamnya. Siwon menjulurkan tangannya untuk mengusap sisa ice cream yang ada di sudut bibir Kyuhyun. Senyum tulus dan tatapan penuh cinta senantiasa menghiasi wajahnya saat ia dengan tekunnya memandangi Kyuhyun bercerita, Siwon sendiri tidak bercerita banyak, hanya menjawab pertanyaan yang diberikan Kyuhyun, dan menaggapi pernyataan Kyuhyun yang menurutnya sangat menawan ketika ia bercerita dengan penuh ekspesi, sungguh menggemaskan.

“Jangan menyanjungku sebelum kau lihat sendiri kenyataan bagaiman aktingku!” Kyuhyun menghembuskan nafas dan menunjukkan ekspresi sedih yang sangat lucu –menurut Siwon–

“Dengan kerja keras yang telah kau tunjukkan, aku yakin Kyuhyun ku ini mampu memberikan akting yang terbaik!” Siwon mencubit gemas pipi gembul Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun, ia hanya bisa mendengus dan tersenyum merona mendengar kata-kata Siwon.

“Siwon?” Kyuhyun menggenggam tangan Siwon yang ada diatas meja. Siwon yang tetap setia memandanginya dengan senyum yang begitu menawan dan tatapan mata yang sangat Kyuhyun sukai, tatapan itu, membuat Kyuhyun merasa dirinya adalah orang yang paling berharga di dunia ini.

“hmm?” Gumam siwon pelan dengan menaikkan kedua alisnya dan tak lupa senyum itu tetap menghiasi wajahnya

“apa tidak bisa kau tetap disini menemaniku setiap hari?” Kyuhyun memandang dalam mata Siwon.

“Kyuhyun sayang.. kau tahu bagaimana jawabannya. Jika aku bisa memilih, aku ingin tetap bisa memandang wajahmu setiap detik, mendengarkan semua cerita bahagia dan keluh-kesahmu setiap waktu. Tap-..” Kyuhyun memotong ucapan Siwon dengan mengecup bibir Siwon sebentar “lupakan tentang omongan ngelanturku tadi. Aku tidak mau membuatmu susah.. Aku bahagia seperti ini! Aku bahagia mempunyai dirimu di hidupku, aku sudah cukup bahagia dengan pertemuan kita yang seperti ini, singkat tapi sangat berharga untukku.” Kyuhyun tersenyum tulus, sedetik kemudian ia melanjutkan bicara “Dan yang paling berharga adalah aku ingin tetap melihat senyummu ketika memandangku dan aku ingin tatapan matamu yang sangat sempurna itu hanya untuk memandangku. Aku bahagia Siwon, karenamu” Jika Siwon mampu menghentikan waktu, ia akan melakukan segala cara agar detik itu juga waktu akan berhanti dan meninggalkan mereka berdua menyelam dalam ke mata satu sama lain hanya untuk melihat cinta yang tulus dan berharga, indah sangat indah.

“Kyuhyun, aku mencintaimu. Sangat!” Siwon tidak tahu harus bicara apa, yang ia tahu, ia hanya ingin mengungkapkan apa yang ada dihatinya. Biasanya, Siwon lah yang akan banyak menungkapkan kalimat-kalimat dalam penuh cinta, tapi kali ini ia merasa lidahnya kelu melihat Kyuhyun, sosok yang begitu ia cintai mengungkapkan bagaimana bersyukurnya dia memiliki Siwon dihidupnya.

“Aku tahu. Karena aku sangat mempesona dan seorang Choi Siwon tidak akan bisa menolak pesonaku.” Kyuhyun meringis menggoda Siwon “Hah! Aku tahu aku akan menjadi aktor yang luar biasa, lihatlah betapa dirimu jatuh dalam adegan tadi Siwonnie! Aku memang sangat luar biasa!” Ucap Kyuhyun diiringi senyuman evil, sangat khas, inilah Cho Kyuhyun yang sesungguhnya.

“Hah? Jadi tadi hanya….” Siwon dibuat bingung sekaligus kesal dengan tingkah Kyuhyun.

“Sudahlah. Ayo kita pulang Siwonnie! Aku sudah kenyang. Aku akan menginap di apartmentmu malam ini” Kyuhyun berdiri dari kursinya dan menggeret tangan Siwon untuk berdiri bersamanya.

Berjalan beriringan dengan tangan yang bergandengan erat, mereka menuju mobil untuk kembali ke apartment Siwon yang sudah lumayan lama mereka tinggal, Kyuhyun akan datang hanya jika Siwon mendapat libur, sedangkan jika Siwon harus bertugas, Kyuhyun akan kembali dan tidur di dorm bersama member lainnya.

Siwon hanya diam sejak keluar dari café tadi, mungkin dia kesal dengan sikap Kyuhyun yang “mempermainkan” dirinya, hingga sekarang mereka didalam mobil hanya keheningan yang tercipta. Siwon memandang lurus ke jalanan sedangkan Kyuhyun memandang keluar jendela dan sesekali memandang Siwon hanya untuk melihat ekspresi datar Siwon, sedangkan tangan mereka tetap bergandengan erat tanpa ada yang mau melepaskan.

Kyuhyun menyerah. Dia sudah tidak sanggup lagi dengan keheningan ini, Dia sadar dia salah “emm..Siwonnie?” pelan dia memanggil Siwon dan mencari-cari perhatian Siwon.

“hmm?” hanya itu. Hanya itu jawaban Siwon tanpa mengalihakan sedikit saja pandangannya dari jalanan di depannya.

“maaf..” Kyuhyun menghembuskan nafas dan menundukkan kepalanya. “Aku tahu kau marah karena tadi, maaf.. sebenarnya –sebenarnya aku tadi tidak sedang berakting, aku sungguh-sungguh. hanya saja, aku terlalu……… malu” Kyuhyun mendongakkan kepalanya, dan Siwon menepikan mobilnya, Ia balas memandang Kyuhyun.

“aku tidak biasa berbicara seperti itu, romantis. Aku malu berbicara seperti itu. Tapi sebenarnya tadi… ak-aku benar-benar berbicara seperti itu dari… hatiku.” Kyuhyun kembali menundukkan wajahnya, ia kaget dengan ciuman Siwon tiba-tiba di bibirnya. Tapi dia tetap membalas ciuman hangat dari Siwon.

“dan sebenarnya aku sudah tahu jika kau sedang pura-pura berakting, aku selalu memandang matamu Kyu… Aku tahu mana dari dirimu yang tulus dan mana yang bukan. Aku tahu.” Balas Siwon tersenyum sambil sedikit menyentil hidung Kyuhyun. “jadi jangan pernah berbohong kepadaku Kyunnie!”

“yah! Lalu kenapa kau mengacuhkan aku dari tadi huh?!” Kyuhyun kembali bersungut.

“memangnya hanya kau yang mampu berakting, aku, Choi Siwon juga sangat luar biasa dalam hal akting” Siwon tertawa berhasil menggoda Kyuhyun.

“oh jadi kau sedang balas dendam Choi Siwon?!” Kyuhyun menaikkan nada bicaranya, dan melepaskan genggaman tangan mereka.

Sedangkan Siwon, ia hanya mengangkat bahunya tanpa rasa bersalah.

Siwon kembali menjalankan mobilnya, Keheningan tetap mengisi mobil itu, namun kali ini, mereka merasa nyaman dengan keheningan ini, Siwon kembali menggenggam erat tangan kyuhyun dengan tangan satunya kembali sibuk menyetir.

Beberapa menit kemudian, Kyuhyun membuka mulut mulai bicara,

“Siwon, Aku mencintaimu, sungguh!” kali ini ia serius, sangat serius, Kyuhyun hanya ingin mengungkapkan betapa ia mencintai pria disampingnya. Dengan senyuman dan tatapan mata yang hanya tertuju pada Siwon.

Siwon menoleh menghadap Kyuhyun “Aku tahu. Karena aku sangat mempesona dan seorang Cho Kyuhyun tidak akan bisa menolak pesonaku.” Lagi, Siwon kembali menggoda Kyuhyun dengan kata-kata yang sebelumnya di ucapkan Kyuhyun untuk menggodanya. Siwon tertawa puas melihat ekspresi marah dan kesal yang ditunjukkan Kyuhyun. Kyuhyun kembali melepas genggaman tangan mereka.

“Aku membencimu Choi Siwon, sungguh!” Kyuhyun membuang muka menghadap jalanan lurus kedepan.

“Jangan,” Siwon kembali menggenggam tangan Kyuhyun, nada suaranya kali ini begitu lembut dan menyiratkan arti ketulusan. “Jangan membenciku karena Aku sangat sangat mencintaimu Kyuhyun..” Siwon tersenyum dan mengecup tangan Kyuhyun.

Kyuhyun menahan senyumnya untuk tidak melebar, hatinya sangat berbunga tapi lagi-lagi ia hanya terlalu malu untuk mengakuinya Silly… I love you too!” Ungkap Kyuhyun tak mampu menahannya lagi.

Dengan senyuman yang menghiasi wajah keduanya, dengan tangan yang tetap bergandengan erat seolah keduanya tidak ada yang rela untuk melepaskan genggaman itu, dan dengan hati berbunga penuh cinta dan kebahagiaan, keduanya menghabiskan sisa-sisa perjalanan menuju apartment Siwon dengan saling bercanda-tawa. Hari ini, Malam ini, biarkan mereka menikmati waktu kebersamaan ini berdua tanpa harus memikirkan apa yang hari esok akan bawa. Yang mereka tahu, Siwon mencintai Kyuhyun dan Kyuhyun mencintai Siwon. Hanya itu..

Ya, seperti ini kisah cinta mereka, sederhana namun terlalu berharga untuk dilewatkan. Sejatinya, jika mampu menikmati apa yang ada dihidupmu sekarang ini, dan mampu mencintai orang terkasihmu dengan tulus, maka bahagia tidaklah sebuah angan yang sulit untuk di rengkuh. Bahagia akan datang seiring dengan ketulusan dan cinta.

 FIN

 

Halo! Apa kabar! Hampir 3 tahun ninggalin blog ini. Apa masih ada yang sesekli menyambangi blog ini, tadi gak tau kenapa pengen aja buka WP dan liat notif eh, ada komen-komen kalian yang bikin aku senyum-senyum sendiri dan akhirnya aku memutuskan untuk menulis secuil kisah wonkyu ini untuk penyemangat dan buat ngeliat apakah kalian semua para readers masih berada di sisiku? Haha~ jujur sih! Aku kangen komen kaliannn~ Yuk baca ini dan komen lagi, biar semangat bikin cerita lainnya.

Lagi, ini cerita gak jelas, tampa tema, tanpa arah, entahlah hanya ini yang mampu tertulis. Tapi semoga kalian suka dan mampu mengobati rasa rindu pada OTP kita yang sesaat ini harus terpisah ruang dan waktu T.T

BUKAN UPDATE! CUMA NANYA

HALOOOOOOOOO SEMUA !

Apa kabar? Lama yaa tak jumpa hihi

Gini sebenernya saya kangen pengen nulis lagi tentang ide labil bertema otp saya tercinta .. WONKYU !!!!

Kira-kira disini ada yg kangen gak yah? Niatnya sih saya mau nerusin WONKYU FAMS DAILY tapi saya agak pesimis juga soal nya udh lama gak bikin coretan tentang ff ini lagi T.T dan rencana mau bikin beberapa ff baru..

Makanya saya nulis ini mau tanya sama kalian *kalo toh post ini ada yang baca* kira-kira gimana ya kalo saya lanjutin nulis ff lagi?? Saya soal nya butuh support kalian buat lanjut nulis ff hehe..

Dan satu lagi.. kalopun jadi nulis ff lagi, enaknya di post dimana yaaaa? Ttp di wp ini ato ke yg lain *rencana sih mau di aff hehe*

Jawab yaaa…. saya nunggu jawaban kalian.. paling nggak kalo misal ini ada yg jawab, dia bakal jadi orang yg saya jadiin motivasi *heleehh* hihi 😀

Yaa sudah yaaa.. sekian dulu.. bye semua :*

WK SERIES

Gambar

To: Siwonnie

“terima kasih :* Kyuhyun memandang layar ponselnya dengan senyum mengembang di bibir tebalnya, senyum yang dari 10menit yang lalu tak pernah sirna.

Bagaimana tidak. Sekitar 10menit yang lalu ada seseorang mengetuk pintu  apartemen yang ia tinggali  bersama kekasihnya –Siwon– dengan membawa sebuket bunga Mawar Merah.

Ia membaca surat kecil yang terselip di antara tangkai-tangkai bunga cantik itu.

Gambar

Bisakah kau merasakan apa yang aku rasakan saat ini?

Andai keadaan mengijinkan, maukah kau selalu berada di sisiku, bersama denganku kemanapun aku pergi?

aku sungguh merindukanmu baby…

aku akan pulang secepatnya.. LOVE

C.S.W

Kyuhyun tak pernah berhenti mencium aroma bunga cantik yang ada di tangan nya saat ini. Sungguh ia sangat bahagia, inilah Siwon, Siwon yang selalu memberikan kebahagiaan untuk nya, Siwon yang selalu tahu apa yang membuat hatinya tenang. Meski dalam lubuk hati yang paling dalam Kyuhyun tetap menginginkan kehadiran Siwon disisinya, tapi bagi nya ini sudah cukup, bunga dari kekasihnya ini sudah cukup mengobati rasa rindunya. Kyuhyun berusaha untuk tidak bersikap egois, ia berusaha untuk mengerti keadaan Siwon saat ini. Dan bukankah Siwon sudah mengatakan bahwa ia akan pulang secepatnya.. Kyuhyun hanya bisa lebih bersabar menunggu…. Menunggu kedatangan Siwon kembali di sisinya… bersamanya..

Lamunan Kyuhyun terusik dengan getaran yang berasal dari ponselnya.

From: Siwonnie

“kau suka baby?”

Kyuhyun dengan lincah mengetikkan pesan balasan untuk Siwon, tetap.. senyum tak sirna dari bibirnya “sangat!!!!!”

From : Siwonnie

“syukurlah… apa aku bisa mengambil hadiah ku baby?”

To: Siwonnie

“kau menginginkan hadiah apa? Ehmm.. jangan bilang kau menginginkan……………………………

Choi Siwon!!! Tidak bisakah otakmu tidak memikirkan hal kotor sekali saja!!”

From: Siwonnie

“memangnya aku memikirkan apa? aku hanya ingin hadiah makan malam bersama denganmu ketika aku pulang nanti… bukan hal yang “seperti itu” ahh! Atau jangan-jangan kau yang menginginkan “hal itu” terjadi? Baby kau nakal eh?”

Kyuhyun merona malu membaca pesan dari Siwon… Hahaha bagaimana bisa ia yang berpikir hal seperti itu. Entahlah mungkin ini efek kerinduannya.

To: Siwonnie

“jangan bodoh Choi Siwon! Tsk!”

From: Siwonnie

“hahaha kau lucu sekali baby.. baiklah, aku akan usahakan pulang segera, rasanya sudah tidak sabar ingin mengambil “hadiah tambahan” darimu.. hahaha XD

To: Siwonnie

“hadiah tambahan? Tidak akan! Aku tidak akan memberikannya untukmu :P”

From: Siwonnie

“babyyyyyyyyyyyy :^(

Kyuhyun tertawa melihat pesan balasan dari kekasihnya. inilah Siwon, Siwon akan menjadi manja dan “terlihat bodoh” jika sudah berurusan dengan Kyuhyun.

To: Siwonnie

“baiklah.. kau akan mendapatkan “hadiah tambahanmu” dua kali lipat! Jika kau pulang!! SEKARANG!!!!!

Kyuhyun tersenyum licik. Membayangkan bagaimana ekspresi Siwon ketika membaca pesan yang baru saja ia kirim.

Kyuhyun tahu Siwon tidak akan pulang malam ini, tapi siapa tahu? Tidak ada yang bisa membaca pikiran Siwon. Perlu aku ingatkan bahwa Siwon adalah orang yang keras kepala dan nekat! Ia bisa berbuat apa saja sesuai dengan apa yang diinginkannya. Bukankah ia bilang bahwa ia akan pulang secepatnya, jadi, siapa tahu saja malam ini Siwon akan……………………………… Pulang!

WK SERIES

ff

Rembulan di langit gelap dengan setia menemani sosok Kyuhyun yang tengah duduk di balkon apartemennya. Sosok itu tengah menengadahkan kepalanya menatap indahnya langit dengan tatapan kosong. Yang jelas, sorot  kesedihan terpancar jelas dari kedua mata bulatnya.

Ia menundukkan kepalanya melihat ponsel yang ada di pangkuannya.

“hahhhh…” hanya suara hembusan kecewa yang keluar dari mulutnya. Mungkin itu hembusan yang sudah puluhan kali ia keluarkan. Semenjak  1 jam yang lalu ia mengirim pesan kepada kekasihnya –Siwon– yang sedang berada di jauh sana, jauh… sangat jauh dari sisinya.

Kyuhyun memutuskan beranjak dari posisinya, udara malam ini ternyata cukup membuatnya kedinginan. ia segera merebahkan tubuhnya diatas kasur dan beringsut mencari kehangatan di balik selimut.

Kyuhyun menatap  Sisi kosong  di sebelahnya. Menyentuh bantal putih yang berada di sampingnya. “aku merindukanmu siwonnie…..” ujarnya sendu. Setetes air mata jatuh dari manik indahnya. Kyuhyun bukan tipe orang yang akan sangat mudah menangis, banyak orang bilang bahwa ia adalah sosok yang kuat. Tapi nyatanya tidak untuk saat ini. Hatinya sudah terlalu lelah memendam rasa rindu, Rasa rindu pada kekasihnya, pujaan hatinya, siwonnya, siwon yang selalu ada di sampingnya. Ia sangat merindukan sosok itu.. sangat.

Tetesan air mata Kyuhyun semakin deras mengalir, memorinya mengingat kembali saat-saat ia dan siwon menghabiskan malam bersama di kamar ini, siwon yang akan selalu merelakan lengannya menjadi sandaran untuk nya tidur, siwon yang selalu memeluknya sepanjang malam, siwon yang selalu membelai rambut dan mencium keningnya saat tidur nya terusik, siwon yang akan menyapanya di pagi hari dengan senyum menawan  “siwon… siwon… siwon..” nama itu yang terus berputar di otaknya.

Egoiskah Kyuhyun jika menginginkan Siwon berada di sisinya saat ini? Kyuhyun tahu, sangat tahu Siwon pergi untuk mewujudkan apa yang menjadi mimpinya. Kyuhyun tidak bermaksud untuk menghalangi itu, tapi entahlah… ia begitu merindukan siwonnya.

Kyuhyun mengambil ponsel nya dan kembali mengetik pesan untuk Siwon. Saat ini hanya itu yang bias ia lakukan untuk mengobati rasa rindunya.

“jangan bekerja terlalu keras…. Istirahatlah… aku mencintaimu!” Kyuhyun kembali meneteskan air matanya. Cukup lama ia mnangis hingga matanya perlahan menutup, menggiringnya menuju alam bawah sadar. Mungkin ia tertidur karena terlalu lelah menangis.

-30 menit kemudian-

From : Siwonnie

“maafkan aku baby… aku baru saja selesai syuting… hari ini sangat melelahkan! Aku merindukanmu kyunnie! Tidurlah dengan nyenyak, aku mencintaimu! Sangat!”

WonKyu Fams Daily : Sweet Dinner

^^ Sweet Dinner ^^

Gambar

        Angin sore berhembus menerpa wajah seorang Choi Siwon yang baru saja turun dari mobilnya, seakan membantu menghilangkan penat setelah berjam-jam berkutat dengan segala macam dokumen di kantornya. Ia saat ini berada di halaman rumahnya, rumah penuh cinta yang ia tinggali bersama istri dan kedua anaknya. Dengan segera ia memasuki rumahnya karena di dalam rumah itu sudah ada seseorang yang sedang menunggunya.

“Kyu….”panggil Siwon setelah memasuki rumah dan segera melesat menuju kamarnya untuk menemui sang istri.

Siwon membuka pintu kamar yang memang tidak dikunci, dan terlihatlah seorang yang tengah menyempurnakan penampilannya di depan kaca –Choi Kyuhyun–.

Siwon berjalan mendekat “kau sudah sangat cantik baby……” ia memeluk istrinya itu dari belakang dan mengecup pipi kanan bidadarinya sekilas.

“ihhh hyung… aku sedang merapikan bajuku.. jangan memelukku!” marah Kyuhyun karena penampilannya berantakan lagi karena pelukan siwon yang (lumayan) erat.

“tidak ada yang perlu dirapikan baby..” Siwon tetap memeluk Kyuhyun “kau sempurna…” ia berbisik kata-kata itu di dekat telinga Kyuhyun dan langsung membuat istrinya yang manis itu tersenyum malu.

“teruslah kau Choi Siwon menggodaku!!!” Kyuhyun memandang Siwon sebal dari kaca di depannya.

“itu hobi ku baby….” jawab Siwon santai dan mengecup pipi Kyuhyun sekali lagi.

“terserah kausajalah hyung” bagi Kyuhyun tidak ada gunanya membantah Siwon “baiklah suamiku yang tampan, bisakah kita  berangkat sekarang? Aku sudah sangat merindukan babies ku yang tampan dan lucu-lucu” Kyuhyun membalik tubuhnya menghadap Siwon.

“tentu saja. Ayo kita berangkat sekarang” Siwon menggandeng tangan Kyuhyun untuk segera memulai perjalanan mereka menjemput anak-anaknya –Minho&Suho– di rumah orang tua Siwon *lihat WonKyu Fams Daily – Only You And I*

***

*Mobil*

“hahhh… aku sudah sangat merindukan mereka hyung..” ujar Kyuhyun yang merasa sangat bahagia karena akan bertemu kembali dengan anak-anaknya.

“baru 24jam mereka tidak bersama kita baby… tapi kenapa kau terlihat seperti 1bulan tidak bertemu mereka” Siwon menurunkan tangan kirinya untuk menggenggam tangan Kyuhyun, sedangkan tangan kanan nya masih sibuk menyetir.

“Aishhh kau ini!!! memang kenapa kalau aku merindukan mereka? Apa ada yang salah? Mereka anak-anakku!!!” Kyuhyun meresa jengkel dengan jawaban Siwon tadi, walau bagaimanapun juga kan Kyuhyun tidak pernah tidak bertemu anak-anaknya dalam 24jam.

“tidak ada yang salah.. justru aku menyukainya. Kau ibu yang sempurna untuk mereka” Siwon menatap Kyuhyun dengan senyum bahagia nan mempesona yang ia miliki, hanya sekilas karena setelah itu ia harus kembali fokus ke jalanan yang ia lalui agar tidak menabrak.

“hehehehe kau juga ayah yang paliiiiiiiiiiiiing sempurna untuk mereka” Kyuhyun mengucapkan itu dengan senyum merekah dan ekspresi yang sangat amat lucu –menurut Siwon–.

“baby..” panggil Siwon

“hemmm…” Kyuhyun hanya menjawabnya dengan gumaman tapi sorot matanya tetap menatap wajah Siwon yang sedang fokus menyetir, penuh cinta.

“cium aku” perintah Siwon dan melihat Kyuhyun sekilas –lagi–

Kyuhyun tersenyum mendengar penuturan Siwon, namun dengan segera ia mendekatkan wajahnya ke pipi Siwon dan…

*CHUUP~*

“terimakasih” ujar Siwon bahagia setelah mendapat satu kecupan dari istri cantiknya yang saat ini sedang merona hebat karena malu. Sedangkan Kyuhyun tidak menjawab ucapan terimakasih dari Siwon, ia hanya tersenyum simpul lalu sibuk menoleh ke jendela untuk meyembunyikan wajahnya yang memanas.

***

Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam akhirnya Siwon dan Kyuhyun sampai di kediaman orang tua Siwon. Mereka telah di sambut oleh beberapa maid yang bekerja di rumah mewah tersebut.

Maid tersebut segera membukakan pintu untuk Siwon dan Kyuhyun. Setelah memasuki rumah, mereka segera menuju ke ruang keluarga untuk menemui Minho&Suho.

Dan benar saja sesampainya di ruang keluarga terlihat Minho dan Suho sedang sibuk bermain dikarpet dengan mulut yang belepotan coklat serta mainan yang berhamburan kesana kemari.

“babies….” pekik Kyuhyun mendekat ke anak-anaknya

Minho-Suho menoleh mendengar lengkingan suara mommy nya “mommyyyy!!!!!!!!!” mereka segera berlari ke arah Kyuhyun dan Siwon.

Kyuhyun mendudukan dirinya menyamakan tingginya dengan tinggi Minho-Suho dan… *HUBB* Minho-Suho sampai di pelukan Kyuhyun, mereka memeluk Kyuhyun erat seakan mereka sangat merindukan mommy nya.

“mommy merindukan kalian….” Kyuhyun membalas peluakan kedua anaknya –cukup– erat.

“miss you too mommy…..” balas Minho-Suho bersamaan.

Mereka melepaskan pelukannya karena merasa –sedikit– sesak.

Minho dan Suho menoleh melihat sosok daddy nya, dan tanpa ba-bi-bu mereka segera memeluk Siwon “daddyyyy!!!!” lengkingan suara cempreng ala anak-anak.

“babies!!!” Siwon turut memeluk Minho-Suho

“grandma dimana?” tanya Kyuhyun sesaat kemudian karena tidak melihat mertuanya di ruangan itu.

“glandma ada di dapul” jawab Suho dan Minho mengangguk mengiyakan.

“baiklah ayo kita kesana” Kyuhyun menggandeng tangan Minho-Suho menuju dapur sedangkan Siwon mengekor dibelakang.

“ummaaaa….” seru Kyuhyun setelah melihat mertuanya sedang sibuk menata makanan di atas meja makan.

“hiii…. kalian sudah datang” umma Siwon mendekat kearah Kyuhyun-Siwon-Minho-Suho dan beliau langsung memeluk menantu tercintanya –Kyuhyun–

“Kyuhyun… menantu cantikku, apa kabar sayang? Aku sangat merindukanmu” ungkap Ny.Choi setelah sampai di pelukan Kyuhyun.

“aku baik-baik saja umma, umma sendiri? Wow!! Bahkan umma terlihat lebih muda dan cantik sekarang” balas Kyuhyun dengan senyum merekah “aku merindukan umma” mereka berpelukan cukup lama, saling melepas rindu maklum saja mereka sudah lama tidak bertemu, dihitung-hitung mereka tidak bertatap muka secara langsung seperti ini sejak liburan natal tahun lalu. Karena Tuan.Choi dan Ny.Choi menetap di Belgia untuk mengurus perusahaan cabang keluarga Choi disana. Ini saja Ny.Choi menyempatkan diri untuk pulang ke Seoul (sendiri tanpa Tuan Choi yang masih sangat sibuk dengan perusahaannya) karena Ny.Choi sangat merindukan Siwon dan Kyuhyun dan tentu saja dua cucu tampan nya –Minho-Suho– . Tuan Choi menitip salam pada Siwon dan keluarga dan tak lupa beliau juga membelikan hadiah untuk cucu-cucunya.

“ehemm!!” Siwon berdehem cukup keras untuk mengingatkan bahwa dia ada di ruangan itu juga, dan tentu saja ia juga ingin memeluk umma nya.

“tenang saja Siwonie… umma tidak lupa padamu” Ny.Choi melepas pelukannya pada Kyuhyun dan beralih mendekat memeluk Siwon.

“ahhh… aku sangat sangat merindukan ummaaa…” ujar Siwon manja saat dipeluk hangat oleh ibunya.

“anak nakal ini merindukanku, eoh?” goda Ny.Choi pada anak semata wayangnya. Mereka saling berpelukan erat.

“ehh!! Glandma, memangnya daddy anak nakal ya?” tanya Suho polos setelah mendengar penuturan nenek nya.

Mendengar ucapan Suho, Ny.Choi dan Siwon melepas pelukan mereka “iya… daddy kalian itu anak nya nakal sekali” kata Ny.Choi sambil melirik Siwon

“umma…..” Siwon memanggil ibunya untuk mengingatkan agar tidak mengatakan yang macam-macam tentang Siwon pada Minho dan Suho. Tapi kalau di ingat-ingat Siwon waktu masih kecil tidak tergolong anak nakal juga sih. Yah.. wajarlah sekali-kali melanggar aturan dan membantah apa yang di katakan ayah dan ibunya. Tapi secara keseluruhan Siwon itu anak yang rajin, baik, cerdas, taat pada agama, dan berhati mulia.

“hahaha baiklah…. sekarang kita makan malam saja, cucu-cucu grandma yang tampan ini pasti sudah laparkan?” Minho dan Suho mengangguk semangat karena akan dapat makanan. Maklum Minho-Suho adalah keturunan Kyuhyun yang basic nya sangat mencintai makanana, jadi Ibu dan anak-anak nya ini akan sangat bahagia jika ada makanan di hadapan mereka.

“kalian makan malam disini saja” tutur Ny.Choi pada Siwon dan Kyuhyun

“tap-” Kyuhyun baru saja akan mengatakan kalau sebenarnya dia sudah masak dirumah untuk makan malam, tapi Ny.Choi buru-buru memotong ucapannya “pokoknya kalian harus makan malam disini. Umma sudah menyiapkan masakan yang special untuk kalian, ayo! Sekarang duduklah” Ny.Choi mengarahkan Siwon dan Kyuhyun ke tempat duduk di ruang makan itu, sedangkan Minho dan Suho? Hahhh jangan tanyakan mereka, mereka sudah duduk dengan nyaman serta jangan lupakan kedua tangan mungil mereka sudah memegang sendok dan garpu bersiap untuk menyantap hidangan di depan mereka.

Kyuhyun hanya bisa pasrah mengikuti kemauan mertua nya, ucapkan selamat tinggal pada masakan nya yang ada di rumah yang ia buat dengan susah payah, memakan waktu berjam-jam.

Siwon dan Kyuhyun duduk dengan Minho dan Suho di antara mereka, Suho di dekat Kyuhyun dan Minho disamping Siwon, maklum saja meja makan di rumah keluarga Choi ini sangat panjang dan yang pasti memuat banyak makanan di atasnya.

“Daddy… Minho mau steak…”

Siwon dengan sigap mengambilkan apa yang anak sulungnya ingin makan. Ia menaruhnya di piring Minho dan tak lupa sebelumnya Siwon sudah memotong daging steak yang empuk itu menjadi bagian-bagian yang kecil agar memudahkan Minho saat memakannya, jadi Minho hanya membutuhkan garpu untuk menyantap steak lezat di hadapannya saat ini.

“BabySuho mau ini?” tanya Kyuhyun pada Suho yang masih sibuk memilih-milih makanan apa yang ingin ia makan, Kyuhyun mengusulkan ayam kukus yang terlihat menyehatkan untuk anak bungsunya itu. Namun Suho menggelengkan kepalnya tidak selera dengan makanan itu, karena di atas daging ayam itu ada berbagai macam sayuran hijau yang tidak Suho sukai.

Dan pada akhirnya makanan pilihan Suho jatuh pada spaghetti yang terlihat lezat dengan saus tomat dan cincangan daging sapi plus taburan keju kesukaan Suho dan yang paling penting spaghetti itu tidak mengandung sayuran yang menurut Suho menyebalkan dan tidak enak.

“Cuho mau cpaghetti itu.. mommy” ujar Suho menunjuk spaghetti yang cukup jauh dari jangkauannya. Kyuhyun mengambilakan makanan yang Suho inginkan dan menaruhnya di depan Suho. Dengan segera Suho mengarahkan garpu yang sudah ia pegang dari tadi ke spaghetti di hadapannya. Dengan lahap Minho dan Suho memakan makanan pilihan mereka, bahkan sangking lahapnya saus-saus dari makanan itu belepotan ke sudut bibir bahkan sampai pipi chubby mereka. *lahap apa doyan -__-*

Sedangkan Ny.Choi, Siwon dan Kyuhyun memakan makanan mereka dengan tenang. Sesekali Siwon dan Kyuhyun harus mengecek keadaan Minho-Suho. Mengelap saus di wajah Minho-Suho (sebelum saus-saus itu mengenai pakaian) dan merapikan cara makan mereka yang belum bisa rapi. *repot amat -__-*

Ny.Choi tersenyum bahagia melihat bagaimana keluarga kecil anaknya ini sangat harmonis, mereka saling berbagi dan saling menyayangi satu sama lain dalam hati ia berdoa pada Tuhan dan mengucap syukur atas karunia kebahagiaan yang tiada tara ini.

Mereka semua telah menyelesaikan acara makan malam bersama ini. Dan Ny.Choi tiba-tiba berdiri dari duduknya “ahh!! Grandma punya sesuatu untuk Minho dan Suho” beliau lalu melesat menuju lemari pendingin –kulkas– dan mengambil sesuatu.

Minho dan Suho menatap neneknya dengan sorot mata ingin tahu dan penasaran atas apa yang akan nenek tercinta berikan pada mereka.

“tadaaa!! Grandma punya ice cream…” Ny.Choi membawa 5 cup ice cream yang sangat menggoda selera dengan potongan buah dan waffle sebagai toppingnya.

“yeyyyy!!!!!!!!” seru Minho-Suho bersamaan bersorak bahagia –maklum saja mereka penggemar berat ice cream–. Tak jauh dari Minho&Suho, Kyuhyun juga menatap ice cream itu dengan tatapan ‘wahhhhhh’ ia pasti tergoda dengan ice cream itu secara Kyuhyun lah yang menularkan makanan favorit nya ke Minho&Suho.

Ny.Choi mengarahkan ice cream itu masing-masing di hadapan Minho, Suho, Kyuhyun, Siwon, dan terakhir untuk dirinya sendiri. Minho, Suho dan Kyuhyun langsung melahap makanan/minuman kesukaannya itu dengan semangat. Siwon dan Ny.Choi hanya bisa di buat terkekeh oleh tingkah lucu mereka saat makan ice cream.

Setelah makan malam mereka berbincang-bincang mengenai berbagai hal sambil melepas rindu dan sekaligus sebagai salam perpisahan karena Ny.Choi besok harus kembali lagi ke Belgia untuk menemani Tuan Choi yang sibuk di sana. Siwon sebenarnya tidak tega juga melihat umma nya harus terbang kesana kemari dan juga appa nya yang masih bekerja keras. Siwon ingin orang tuanya menetap di Seoul menikmati masa tua mereka bersama ia dan keluarganya. Namun, apa mau dikata orang tua Siwon merasa masih sangat senang bekerja jadi Siwon juga tidak bisa melarang mereka.

“umma, sepertinya kami harus pulang.. ini sudah malam” ujar Siwon mulai berpamitan.

“hahh… sayang sekali padahal aku masih merindukan kalian” jawan Ny.Choi lesu, namun sesaat kemudian wajahnya kembali ceria “baiklah….. kalau begitu kalian hati-hati di jalan ne?”

“ne” jawab Kyuhyun sambil mendekat untuk memeluk mertuanya.

“umma akan merindukan kalian.. kalian libur nanti, pergilah ke Belgia. Berliburlah di sana, umma dan appa pasti akan sangat senang” kata Ny.Choi seraya memeluk Siwon.

“akan kami usahakan” jawab Siwon, membalas pelukan ummanya.

“ohhh!! cucu-cucu grandma sudah mengantuk eoh?” tanya Ny.Choi setelah melihat Suho menguap.

“kemari babies” Ny.Choi merentangkan tangannya lebar. Minho dan Suho megera mendekat dan memeluk nenek mereka.

“kalian baik-baik ne, jangan nakal, dan jangan membantah daddy ataupun mommy.. kalian harus jadi anak baik, arra?” ujar Ny.Choi menasehati Minho-Suho

“allaceo glandma… Minho dan Suho gak nakal lagi” jawab Minho dan mendapat anggukan setuju dari Suho

“bagus kalian memang anak pintar… Grandma sayang kalian..”

“Cuho cama Minho hyung juga cayang glandma…”

Mereka kembali berpelukan sebentar, kemudian Ny. Choi mencium pipi Minho dan Suho.

“umma hati-hati di perjalanan besok, aku sangat menyayangi umma” ucap Siwon sambil memeluk umma nya sekali lagi

“aku tahu… aku juga sangat menyayangi kalian” Ny.Choi melihat Kyuhyun yang tersenyum simpul, kemudian beliau menarik Kyuhyun dalam pelukannya bersama Siwon.

“baiklah.. sekarang kalian pulanglah.. sudah malam, cucu-cucuku sudah mengantuk.” Ny.Choi mengacak rambut Minho-Suho pelan “Siwon… hati-hati menyetirnya..” nasihatnya lagi.

“ne umma” jawab Siwon. Kemudian mengecup pipi umma tercintanya. “kami pulang dulu…” pamit Siwon sekali lagi.

“Ne, hati-hati” Ny.Choi tersenyum lebar namun matanya mulai berkaca-kaca.

“umma jangan menagis.. aku sayang umma” ucap Kyuhyun kemudian mengecup pipi mertuanya.

Ny.Choi menghapus air matanya dan tersenyum “kalian hati-hatilah di jalan..”

“ne”

“glandma kami pulang dulu” Minho dan Suho mengecup pipi neneknya. Kanan-kiri

“iya sayang…” Ny.Choi tersenyum pada cucu-cucunya

“bye-bye glandma……” Minho dan Suho melambaikan tangan mereka saat mobil yang mereka naiki mulai berjalan.

Ny.Choi melambaikan tangannya dan tersenyum bahagia.

***

Mungkin Minho dan Suho kelelahan karena seharian sibuk bermain jadi, mereka sekarang sudah tertidur di bangku belakang. Kyuhyun menoleh melihat keadaan mereka dan tersenyum bahagia melihat kedamaian dan kelucuan anak-anaknya saat tidur.

“mereka lucu sekali hyung” ucap Kyuhyun tetap memandang Minho-Suho

“mereka lucu karena kau juga lucu baby…” jawab Siwon apa adanya

“hahh kau ini! Bagaimana bisa aku lucu! Aku sudah punya anak 2! D-U-A hyung!!”

“aku berkata jujur baby… kau selalu terlihat manis” ujar Siwon sambil menatap istrinya sekilas.

Kyuhyun hanya membalasnya dengan senyuman.

“kau pasti lelah.. tidurlah” suruh Siwon.

“tidak. Aku ingin menemani suamiku yang tampan ini sedang menyetir” Kyuhyun tersenyum lebih lebar lalu mengecup pipi Siwon. Siwon menggenggam tangan Kyuhyun erat.

Dan jalanan kota Seoul menjadi saksi kuatnya cinta Siwon dan Kyuhyun dan bagaimana manis dan romantisnya hubungan mereka. Hahh…. sempurna sangat sempurna ^^

E.N.D

.

.

.

hahhhhh!!!! gak tau deh ini apa >.< baca aja deh! dan tinggalin jejak! ^^

WONKYU FAMS DAILY : ONLY YOU AND I

Gambar

ONLY YOU AND I

        Langit mulai berubah menjadi petang, taburan bintang juga mulai bersinar menghiasi langit, sinar rembulan memberi cahayanya menggantikan matahari yang 3jam yang lalu kembali ke peraduannya. Seorang namja manis –Choi Kyuhyun– sedang menikmati udara di balkon kamarnya, melepaskan rasa lelahnya setelah seharian melakukan kegiatannya sebagai seorang istri bagi suami tampannya dan ibu dari 2 anak tampan nan lucu.

Terlalu menikmati udara malam itu membuat Kyuhyun tidak menyadari kehadiran suaminya –Choi Siwon– yang sudah masuk kamar dan menaruh tas kerjanya di meja dekat tempat tidur. Siwon melangkahkan kakinya mendekati sang istri yang nampaknya begitu menikmati kegiatannya menatap langit.

“baby……” panggil Siwon lembut, tangannya menyusup memeluk pinggang ramping istrinya dari belakang.

“hyung! kau sudah pulang?” kaget Kyuhyun tiba-tiba merasakan lengan kekar suaminya memeluknya –hangat

Siwon mengarahkan wajahnya ke cekuk leher Kyuhyun, menghirup aroma yang selalu ia sukai dan mengangguk untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“kenapa tidak memanggilku?” tanya Kyuhyun semakin melesakkan tubuhnya ke dekapan sang suami

“aku sudah memanggilmu, tapi tidak ada yang menjawab..” jelas Siwon, sedangkan Kyuhyun hanya ber-oh-ria menanggapi pernyataan Siwon. ‘sepertinya aku terlalu menikmati langit malam ini, hingga tidak dengar suamiku memanggilku’ batin Kyuhyun.

“kau sedang melamun, emm?” tanya Siwon

“tidak, hanya terlalu menikmati langit malam ini, bintangnya banyak, indah.” Kyuhyun tersenyum menatap langit

“My Rising Star Choi Kyuhyun lebih indah dari pada bintang-bintang malam ini” bisik Siwon lembut di dekat telinga Kyuhyun.

Wajah Kyuhyun langsung merona hebat mendengar pernyataan suaminya “Aishh kau ini! Selalu saja membual, menyebalkan!” desus Kyuhyun tapi tak dipungkiri hatinya bahagia mendengarnya.

“aku tidak membual baby…… aku serius kau lebih indah dari apapun di dunia ini” Siwon tetap tidak mau mengalah untuk menggoda Kyuhyun, tapi menurut Siwon apa yang diucapkannya itu memang kenyataan.

“terserah kau sajalah” Kyuhyun menyerah, ia tidak akan pernah bisa menghentikan Siwon untuk tidak menggodanya, kecuali ia mengancam tidak akan memberi kebutuhan biologis Siwon selama 1minggu baru suaminya itu akan menurut dan tidak akan menggodanya lagi.

“aku tidak melihat jagoan-jagoanku, BabyMin dan BabySuho, kemana mereka?” biasanya ketika Siwon pulang kerja ia akan langsung disambut dengan keberisikan penuh cinta oleh kedua anaknya ini, tapi sekarang mereka tidak ada.

“umma dan appa tadi menelfon, memberi tahu kalau mereka baru saja pulang dari Belgia, dan bilang kalau mereka membelikan hadiah coklat yang banyak untuk Minho dan Suho, jadilah BabyMin dan BabySuho merengek minta menginap dirumah umma, aku tidak bisa melarangnya, aku tidak mau mendengar mereka menangis merengek semalaman karena tidak dituruti kemauannya” jelas Kyuhyun panjang lebar dan membalikkan badannya menghadap Siwon –tangan Siwon masih terulur indah memeluk pinggang Kyuhyun–

Siwon menggangguk menanggapi Kyuhyun “yasudah biarkan mereka tidur disana” jawab Siwon menatap Kyuhyun

“ck tapi kalau nanti mereka tidak bisa tidur bagaimana?” Kyuhyun mulai berandai-andai membayangkan Minho dan Suho tidak nyaman berada disana karena selama ini mereka tidak pernah menginap di rumah nenek dan kakek nya tanpa Siwon dan Kyuhyun di samping mereka.

Siwon menghembuskan nafas melihat istrinya mencemaskan putra-putranya “mereka sudah besar baby…. mereka sudah tidak menangis apalagi mengompol di malam hari, lagian di sana ada umma dan appa yang akan menjaga mereka, kau tidak usah khawatir…. arra?” tenang Siwon.

Kyuhyun mengangguk lemah “tapi hyung–”

“sstttttt tidak ada tapi-tapian, jagoan-jagoan kita pasti tidur nyenyak di rumah umma, justru aku khawatir denganmu? Jangan-jangan nanti malah kau yang tidak bisa tidur memikirkan mereka, hemmm?” Siwon menyentil ujung hidung Kyuhyun.

“hahhhhhh *sigh* entahlah..” jawab Kyuhyun seadanya, bibirnya mengurucut menunjukkan bahwa dirinya sedang ada di mood yang kurang baik.

Melihat istrinya mengerucutkan bibirnya imut, membuat Siwon tak kuasa untuk tidak menciumnya *CHUU~* Siwon mencium sekilas bibir indah istrinya untuk menghilangkan pout yang menurut Siwon sangat lucu itu.

“pokoknya aku tidak mau meliahatmu khawatir lagi… aku yakin mereka akan baik-baik saja disana” Siwon tersenyum lebar yang mau tidak mau membuat Kyuhyun ikut tersenyum juga walaupun hanya senyum tipis.

“baiklah..” jawab Kyuhyun “kau tidak lapar?” tanyanya kemudian yang melihat wajah Siwon sedikit kusut karena kelelahan bekerja.

“sedikit lapar sih.. tap—” ucapan Siwon begitu saja dipotong oleh Kyuhyun “yasudah kalau begitu, kau sekarang mandi, lalu tunggu saja dikamar, aku akan memanaskan makanan dan akan membawanya kesini” Kyuhyun mendorong tubuh Siwon kekamar mandi, sedangkan dia segera melesat kedapur untuk menyiapkan makan malam.

*****

Setelah sekitar 30menit, Siwon telah selesai mandi dan saat ini ia merebahkan tubuh lelahnya dan menyalakan tv untuk mencari hiburan guna menghilangkan penat setelah seharian bekerja.

Tak lama pintu kamar itu terbuka dan nampaklah Kyuhyun dengan membawa nampan berisi makanan untuk makan malam.

Siwon segera mendudukkan dirinya di pinggir kasur, Kyuhyun pun duduk di samping Siwon.

“tadaaaa!!! Makan malam datang!!!” pekik Kyuhyun menunjukkan makanan hasil karya tangannya sendiri, bukan makanan yang spesial hanya makanan yang tidak terlalu susah dibuat serta secangkir kopi kesukaan Siwon.

“wow!! Istriku semakin hari semakin pintar memasak eoh??”

“iyadong!!! Harus!! Cho eh Choi Kyuhyun kan pintar.. hehehehe” narsis Kyuhyun dengan memasang wajah tanpa dosa.

“hahahaha istriku lucu sekaliiiiii” kali ini Siwon yang dibuat gemas dengan tingkah Kyuhyun, ia mencubit kedua pipi gempal Kyuhyun cukup lama.

“Ahh!! Hyung!!! lepas!!!” Kyuhyun terus meronta melepaskan tangan Siwon di pipinya,namun Siwon tetap bertahan mencubit pipi istrinya itu “sakitttt!!!!!!” teriak Kyuhyun.

Setelah mendengar kata “sakit” keluar dari bibir Kyuhyun, Siwon segera melepaskan cubitannya, walaubagaimanapun juga ia tidak mau istrinya kesakitan karena cubitan konyol tadi –tapi nyatanya Kyuhyun memang sudah kesakitan–

“sakit eoh?” tanya Siwon pura-pura terkejut

“menurutmu!!!!!” sembur Kyuhyun sambil menyelus pipinya yang telah menjadi korban pencubitan, dan tak lupa bibirnya yang manyun menggemaskan.

“ah benarkah?? Kalau begitu maafkan aku baby…” Siwon menangkup wajah Kyuhyun dan mencium pipi Kyuhyun yang sedikit memerah, kiri-kanan-kiri-kanan-kiri-kanan-dan berakhir dibibir merah ranum milik Kyuhyun.

“sudah tidak sakit?” tanya Siwon dengan senyuman mengandung dimples yang menawan itu.

“apa kau tau??!! kau seperti anak kecil hyung!! ingat Choi Siwon kau sudah memiliki 2 anak… aishh bodoh sekali” cerca Kyuhyun pada Siwon yang terlihat tidak punya rasa bersalah sedikitpun, memang apa yang dikatakan Kyuhyun itu termasuk pedas dan kasar, namun itulah Kyuhyun. Dan itu pula yang membuat Siwon jatuh cinta pada istrinya, Choi Kyuhyun.

Kali ini Siwon yang mem-pout kan bibirnya -, ber-akting tersinggung di depan Kyuhyun

“kau terlihat semakin bodoh dengan ekspresi seperti itu!! Sudahlah ayo cepat makan…” ujar Kyuhyun yang sebenarnya gemas dengan sikap suami “bodoh”nya.

Siwon menggelengkan kepalanya –masih mem-pout kan bibir– “suapi…” pintanya manja. Ia ingin bermanja-manja dengan Kyu mumpung anak-anak nya tidak ada di rumah.

“hahhh… baiklah.. buka mulutmu” Kyuhyun mulai menyuapkan sedikit demi sedikit ke mulut Siwon (bayi besarnya), Siwonpun juga tidak banyak tingkah lagi, ia justru tersenyum melihat Kyuhyun yang sekali-kali menggerutu tidak jelas.

Setelah 10menit berlalu makanan itu akhirnya habis dan sudah bersarang semua ke dalam perut Siwon. “sekarang hyung tidur ne? Aku akan ke dapur menaruh piring ini” Kyuhyun tahu sangat tahu suaminya ini sangat lelah, terbukti dari matanya yang memerah dan memancarkan sorot sayu –kelelahan– Kyuhyun tidak mau suami tercinta nya kembali jatuh sakit seperti beberapa bulan yang lalu.

***

Sekembalinya dari dapur setelah mencuci piring dan mengecek kondisi (mengunci) rumah sebelum tidur. Kyuhyun kembali kekamar dan melihat Siwon sudah memejamkan matanya. Ia lalu membaringkan diri di samping suaminya setelah membenarkan letak selimut di tubuh Siwon “selamat malam” Kyuhyun mengecup bibir Siwon sekilas.

“selamat malam baby..” jawab Siwon dan menarik tubuh Kyuhyun masuk dalam dekapannya.

“eh? kau belum tidur?” Kyuhyun kira Siwon sudah tidur.

“aku tidak bisa tidur tanpa kau disampingku”

“jangan mulai lagi hyung… sudahlah ayo tidur!!”

Kyuhyun semakin menyusupkan wajahnya di dada bidang Siwon mencari kenyaman, sedangkan Siwon tersenyum merasakan pergerakan Kyuhyun yang membuatnya semakin erat memeluk istri tercintanya.

13menit berlalu Kyuhyun belum juga memejamkan matanya, fikirannya masih membayangkan Minho dan Suho yang jauh disana. ‘apakah mereka sudah tidur?’ ‘apakah mereka mencariku?’ atau ‘apakah mereka menangis?’ ‘ya Tuhan.. bagaimana ini?? Minho-Suho… kalian bagaimana sayang?’ kalimat itulah yang terus berputar di otak Kyuhyun, ia kembali mencemaskan anak-anaknya.

“baby…” panggil Siwon yang tahu Kyuhyun belum tidur.

“hemm??” jawab Kyuhyun dengan gumaman.

“kenapa belum tidur?”

“emmm…itu… Minho-Suho… a-apakah mereka sudah tidur?” terlihat kentara sekali kecemasan di suara Kyuhyun.

Siwon menghembuskan nafasnya, Siwon tahu Kyuhyun sangat menyayangi anak-anaknya, Siwonpun juga merasakan hal yang sama sebagai seorang ayah, namun ia yakin bahwa anak-anak nya sekarang sudah lebih besar, dan mulai mengerti untuk tidak selalu bersikap manja.

“baby… dengarkan aku. Kau setiap hari bersama Minho dan Suho kan?” tanya Siwon memulai sesi pembicaraan ini.

Kyuhyun mengangguk sebagai jawaban “kau tahu perkembangan mereka.. aku yakin kau tau mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas dan kuat, makadari itu… aku sangat yakin mereka bisa menyesuaikan diri dimanapun mereka berada, mereka bukan anak yang manja dan cengeng, yahh.. walaupun terkadang seperti itu, tapi kau pasti juga tahu kalau mereka manja hanya pada kita… mereka hebat baby… anak-anak kita sangat hebat!! Dan aku yakin umma dan appa pasti menjaga mereka dan tidak akan membiarkan mereka menangis, kalaupun mereka menangis, umma dan appa pasti sudah menghubungi kita dan menyuruh kita menginap disana, tapi ini? Mereka tidak menelphone kita, jadi itu artinya mereka baik-baik saja…” Siwon memberi pengertian pada Kyuhyun selembut mungkin untuk menghilangkan kecemasan istrinya.

“yah! Kau benar hyung..mereka anak yang hebat..” jawab Kyuhyun yang mulai tenang dan tidak mencemaskan anak-anaknya lagi.

Siwon tersenyum memandang Kyuhyun, begitupun dengan Kyuhyun yang ikut tersenyum memandang Siwon.

“aku bangga padamu hyung! kau ayah yang hebat!!” Kyuhyun memeluk tubuh Siwon

“kau juga ibu yang sangat-sangat hebat baby..” Siwon balas memeluk Kyuhyun erat dan penuh cinta.

“baby… apa diperutmu sudah ada baby kita yang ketiga?” tanya Siwon tiba-tiba yang mengingat janji Kyuhyun saat hari ulang tahunnya.

“belum hyung…” jawab Kyuhyun lesu, melepas pelukannya pada Siwon.

“ah!! Tidak apa-apa… kita harus sabar menunggunya..” Siwon kembali menarik tubuh Kyuhyun kedekapannya.

“……”

“baby…”

“apa??”

“dan…. bagaimana kalau sekarang kita buat lagi?” usul Siwon

“hahh?? AKU-TIDAK-MAU!!! AKU-LELAH!!” jawab Kyuhyun penuh penegasan

“ayolah baby…” Siwon mengarahkan wajahnya ke perpotongan leher Kyuhyun dan melakukan mulai tugasnya.

“ahh!! Hyung… aku lalahhhhhh… besok sajaaaaa, ahhh!” Kyuhyun terus meronta

“aku tidak menerima penolakan baby…”

“hyunggghhh” sekuat apapun Kyuhyun berusaha melepaskan diri dari serangan kuda bringas Choi Siwon akan menjadi sia-sia. Kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan nafsu di puncak ubun-ubun yang dimiliki suami pervert nya ini. Dan jadilah Kyuhyun harus menerima dengan pasrah apa yang akan Siwon lakukan pada tubuhnya, paling tidak malam ini ia bebas berteriak karena tidak perlu takut Minho-Suho terbangun.

Malam ini malam yang panjang untuk Choi Kyuhyun demi menanti hadirnya buah hati mereka yang ketiga yang akan melengkapi kebahagiaan keluarga kecil Choi.

END

ayupuri’s:

Hiiiii ^O^

aku balik lagi!!!!! bawa ff baruuuu >.< happy ending kali ini, ahhh aku udah trauma bikin sad ending -__- GAGAL total banget lahhh!!!

sesuai janji aku bakal update WFD lagi, dan sudah terkabulkan aku udah update WFD lagi…… kali ini ceritanya gak jelas seperti biasa dan nggak mengandung konflik seperti biasa juga. pokoknya kau cuma bikin cerita-cerita ringan yang ngga menguras terlalu banyak tenaga, moga-moga yang ini gak mengecewakan 😦 dannnnnn….. ayo review donggggg!!!! masakiya cuman baca doanggg!!! gak gaul nih… ayo dong ayo dong ayo dong coment -___- sebel banget deh kalo cuma baca gak koment, gak gaul ahhh -..- kudettttt 😛

udahlahhh segitu aja dulu ^^ SELAMAT MEMBACA DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK !! BYE-BYE…. *CUP-MUAHHH* :^)

WONKYU : DEMI CINTA

Gambar

DEMI CINTA

Pair : WONKYU (SiwonXKyuhyun)

Gendre: Drama, Angst, Hurt, Romance?

Warning: Yaoi

Summary : Saat maut datang untuk memisahkan cerita cinta ini…..

Please respect me as a writer.

Leave a comment if you’ve read this story.

NO BASH NO FLAME

        Pagi yang cerah dengan kicauan suara burung yang merdu, embun yang menyejukkan, sinar matahari yang hangat, sehangat hati seorang namja manis yang sedang tersenyum bahagia di atas kasurnya, pasalnya beberapa menit yang lalu, namja manis itu baru saja menerima pesan dari sang namjachingu.

Kyu.. temui aku di taman, pagi ini jam 10” begitulah isi pesannya.

Sang namja manis –kyuhyun– segera bersiap-siap karena saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 8.32.

Kyuhyun menyiapkan penampilannya sesempurna mungkin. Dia tidak mau tampil berantakan di depan namjachingunya –Siwon– yang sangat ia cintai. Hubungannya dengan Siwon sudah berlangsung 4 tahun. 4tahun dalam hidup Kyuhyun yang setiap harinya selalu dihiasi kenangan indah yang tak kan terlupakan. Siwonnya, Siwon yang selalu di cintainya selalu bersamanya, di sampingnya setiap waktu.

Sekarang waktu menunjukkan pukul 9.05 dan Kyuhyun sudah ada di taman menunggu kehadiran Siwon. Kyuhyun sudah tidak sabar ingin bertemu dengan pemilik hatinya. Ia duduk di sebuah bangku taman, bangku yang selalu ia dan Siwon duduki ketika berada di taman ini, taman kota ini penuh dengan kenangan manis kisah cintanya dan Siwon. Taman ini menjadi saksi betapa mesra dan bahagianya hubungan mereka.

Senyuman manis terus tersungging di bibir nya, mengenang kenangan indah yang telah mereka lalui bersama.Bahkan, Ia sampai tidak menyadari kehadiran Siwon yang sudah berdiri di dekatnya saat ini.

“Kyu…” panggil Siwon menyadarkan Kyuhyun dari lamunannya.

“eh.. hyung. Kau sudah datang” Kyuhyun berdiri dari duduknya.

Siwon mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Kyuhyun.

“Kyu.. aku ingin bicara sesuatu” ucap siwon serius

“ada apa?” perkataan Siwon, nada bicara Siwon berubah, Siwon selalu berkata lembut pada Kyuhyun tapi saat ini raut wajah Siwon begitu serius. Siwon yang biasanya selalu memanggil Kyuhyun dengan sebutan “Baby” kali ini hanya memanggil nama Kyuhyun. ‘ada apa dengannya?’ batin Kyuhyun.

*Kyuhyun POV*

“kyu.. maaf, aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini…”

“eh?” bilang padaku bahwa kali ini aku salah dengar. “apa? Kau bilang apa hyung? Jangan bercanda, itu mengagetkanku..” aku menyangkal bahwa yang di katakan oleh namjachinguku ini hanya sebuah lelucon.

“tidak Kyu.. aku serius. Kita akhiri hubungan ini…” tatap matanya tidak bisa berbohong bahwa apa yang dikatakannya adalah sebuah kebenaran.

“ta-tapi… kenapa?” Mataku mulai berkaca-kaca.

“aku sadar hubungan kita menyalahi kodrat Tuhan yang sudah di berikan pada manusia, aku ingin hidup normal. Seorang pria menjalin hubungan dengan wanita, bukan seperti ini..” ujar nya penuh penekanan dan tegas.

“tapi hyung ak-” aku menggenggam tangan nya, aku masih terlalu munafik untuk menerima keadaan ini, bukankah dulu kami mati-matian berjuang mempertahankan hubungan ini saat orang lain menjauh, membenci, bahkan menggunjing kami. Aku dan Siwon tetap bertahan, kami tetap mempertahankan cinta kami, kami melakukannya demi cinta.. namun apa kenyataan saat ini.. Siwon menyerah, Siwon mengakhiri kisah cinta ini..

Aku tidak bisa berkata apapun, hanya diam yang mampu aku lakukan saat ini. Aku memandang matanya dalam, berharap ada kebohongan di mata indah itu, tapi yang aku lihat sebuah kehampaan dengan jelas tergambar. ‘sebegitu menderitanya kah kau hyung menjalani hubungan ini denganku?” batinku saat melihat matanya.

“maaf Kyu… aku harus pergi, selamat tinggal” Siwon –namjachinguku ah lebih tepatnya mantan namjachinguku pergi setelah mengatakan hal yang menyakitkan itu.

Duniaku berhenti, kakiku bergetar hebat tidak kuat lagi menahan badanku, aku jatuh, tubuhku serasa mati, tenggorokanku tercekat, rasanya susah sekali untuk bernafas, hanya air mata yang dapat aku keluarkan saat ini..

Apa yang harus aku lakukan sekarang.. apakah ini nyata? Benarkah apa yang dikatakannya? Benarkah semua ini telah berakhir? Tuhan… semudah itukah dia meninggalkanku? Aku tahu, aku sadar hubungan ini terlarang, tapi kenapa Kau membiarkanku mencintainya Tuhan, kalau pada akhirnya harus berakhir seperti ini? Apakah dosaku terlalu besar Tuhan? Kenapa kau mengambilnya pergi dari hidupku?……….ini terlalu menyakitkan… aku mencintainya..sangat-sangat mencintainya.. Aku mohon kembalikan ia padaku.. tapi jika ini yang terbaik untuknya.. aku rela melepasnya, tapi hatiku tidak bisa munafik, aku membutuhkan nya disampingku, bersamaku.

*Kyuhyun pov end*

 

Maaf ku telah menyakitimu

Ku telah kecewakanmu

Bahkan ku sia-sia kan hidupku

Dan kubawa kau seperti diriku

Walau hati ini trus menangis

Menahan kesakitan ini tapi kulakukan semua demi cinta

Siwon melangkahkan kakinya menjauh dari mantan kekasihnya, yang baru beberapa menit yang lalu ia putuskan, ia menuntun kaki nya ke gereja dekat taman, dulu ketika masih bersama, ia dan Kyuhyun sering datang kesini untuk berdoa, ia maupun Kyuhyun sangat menyukai gereja ini, karena menurut mereka gereja ini sangat damai, mereka merasa sangat dekat dengan Tuhan, bahkan mereka pernah berjanji jika saat nya nanti tiba, Siwon dan Kyuhyun akan mengucap ikrar cinta sehidup semati mereka di gereja tua ini.

Siwon mendudukkan dirinya di deretan paling depan rentetan kursi yang berjejer rapi di gereja itu, menatap salib yang terbuat dari pahatan kayu yang tergantung besar dihadapannya. Pikirannya kembali melayang tentang kejadian tadi.

“Tuhan apa yang telah aku lakukan.. aku membuatnya menangis… aku menyakitinya..”Siwon menundukkan kepalanya dalam-dalam meratapi apa yang telah terjadi.

“kenapa? kenapa ini harus terjadi padaku, aku mencintainya aku ingin bahagia hidup bersamanya, hingga akhir hayatku.. egoiskah aku jika ingin tetap bersamanyan di sisa waktu ku yang sesaat ini” air mata bening mulai menetes menandakan betapa terlukanya hatinya saat ini.

Siwon mendongakkan kepalanya “tidak!! Aku tidak bisa membiarkannya tenggelam dalam hidupku, aku tidak kuasa melihatnya menangis saat penyakit ini menguasai tubuhku, membiarkannya menangis saat melihat kesakitan yang ku alami, membiarkan air mata berharga itu jatuh saat aku menutup mata untuk selamanya..”

“sungguh bukan itu yang aku inginkan.. aku ingin dia selalu bahagia, senyuman itu.. senyuman yang sangat indah.. aku ingin ia selalu tersenyum walau senyuman itu nanti pada  akhirnya tidak akan pernah tertuju padaku.. walaupun senyuman itu tidak akan pernah bisa aku lihat lagi.. tapi aku ingin ia bahagia, bahagia di jalannya.. aku melepasnya Tuhan.. aku mohon buatlah dia bahagia..” Siwon menyerah, ia rela meninggalkan Kyuhyun jika memang itu jalan yang terbaik, jika dengan itu Kyuhyun bisa bahagia.

Akhirnya juga harus ku relakan

Kehilangan cinta sejatiku

Segalanya tlah ku berikan

Juga semua kekuranganku

Jika memang ini yang terbaik

Untuk diriku dan dirinya

Kan ku terima semua demi cinta…

Entah kenapa langit yang tadinya cerah berubah seketika menjadi mendung, mungkin alam mengerti akan perasaan dua insan yang harus mengakhiri hubungan nya karena takdir yang menentukan, sebenarnya takdir tidak sepenuhnya menentukan, ini hanya keputusan sepihak, pemikiran Siwon seorang yang menganggap hubungan ini memang harus berakhir, alasan yang ia katakan bahwa hubungannya dengan Kyuhyun harus berakhir karena menyalahi kodrat Tuhan, yang artinya seorang laki-laki harus berpasangan dengan wanita adalah KEBOHONGAN, itu hanya alasan yang menurut Siwon paling logis untuk mengakhiri hubungan mereka, tidak mungkin bila ia mengatakan harus mengakhiri hubungannya karena alasan BOSAN, itu akan semakin menyakiti hati Kyuhyun. Alasan yang sebenarnya adalah karena kanker paru-paru yang Siwon derita, kanker yang semakin hari semakin parah, kanker yang membuat nyawanya bisa dihitung dengan jari, hanya 2 bulan ia diberi kesempatan untuk menikmati dunia ini, sebelum ia pergi untuk selamanya. Siwon tau, dokter bukan Tuhan, Tuhanlah yang berhak mengambil nyawa seseorang, hanya Tuhan yang tahu kapan waktunya. Tapi Siwon cukup tau diri, penyakitnya ini tidak akan memberinya kesempatan hidup lebih lama lagi..

Pagi berganti siang, siangpun telah beranjak ke gelapnya malam. Hujan belum juga reda sejak tadi pagi mengguyur kota ini. Dan seorang Kyuhyun masih tetap pada posisinya terduduk di atas kerasnya tanah taman dengan air mata yang mengucur deras, sederas hujan saat ini.

Kyuhyun tak henti-henti nya mengeluarkan air mata atas kejadian yang tadi pagi menimpanya, kejadian yang sangat menyayat hatinya, bahkan untuk melangkahkan kaki kembali pulangpun ia tidak mampu, ia masih berada di taman kota, ia masih menginjakkan kakinya tepat dimana siwon memutuskan nya, sesakit itukah luka hatinya? Hingga beranjak ke tempat yang lebih layak untuk menangis pun tidah mampu? Setidaknya bukankah lebih baik jika mengeluarkan air mata di dalam kamarnya atau tempat lain yang lebih private, bukan di taman kota seperti saat ini. Apa Kyuhyun memikirkan tempat yang nyaman untuk menangis? TIDAK, ia tidak sempat memikirkan tempat bodoh untuk menangis, pikiran nya hanya tertuju pada satu hal. Hanya satu yaitu Siwon. Bahkan ia tidak perduli duduk nelangsa serta diguyur hujan selama 10jam di taman ini, ia tidak perduli lagi dengan tubuhnya saat ini, karena dengan tidak adanya seorang siwon disampingnya itu sama saja dengan MATI.

Jujur aku tak kuasa

Saat terakhir ku genggam tanganmu

Namun yang pasti terjadi..kita mungkin tak bersama lagi

Bila nanti esok hari

Ku temukan dirimu bahagia

Ijinkan aku titipkan kisah cinta kita

Kisah cinta kita…..selamanya

Demi cinta…

*Back to Siwon*

Berbeda dengan Kyuhyun yang mengahabiskan waktunya di taman dan diguyur hujan, Siwon justru masih tetap berada di dalam gereja sejak tadi pagi, entah kenapa Siwon merasa ini adalah kesempatan terakhirnya berada di rumah suci Tuhan ini, hatinya berkata bahwa setelah ini ia tidak akan pernah bisa menginjakkan kakinya di gereja ini lagi. Ia masih tetap menundukkan kepalanya berdoa kepada Yang Kuasa agar orang-orang yang ia cintai di dunia ini selalu berada dilindungan Tuhan dan akan selalu hidup bahagia, khususnya Kyuhyun.. Ia terus dan terus menggumamkan kalimat “Tuhan.. aku mohon jaga Kyuhyun dan buatlah dia bahagia dalam hidupnya.. aku mohon Tuhan…” hingga tidak terhitung sudah berapa kali ia menggumamkan kalimat tersebut sejak tadi pagi.

*Author POV / Kyuhyun part*

Entah mendapat kekuatan dari mana, Kyuhyun beranjak dari duduknya dan melangkahkan kaki ke tempat yang sangat-sangat ia cintai, gereja. Ia hanya merasa ia butuh pergi ke gereja itu, ke tempat yang selalu ia kunjungi saat dalam keadaan sedih maupun bahagia.

Dengan langkah terseok-seok dan air mata tetap mengalir dalam balutan air hujan, Ia berusaha sekuat tenaga memaksakan tubuhnya hingga sampai ke gereja tua dekat taman itu. Ia segera membuka pintu gereja dan masuk, saat ia mendapati seseorang telah duduk di bangku paling depan dengan posisi kepala menunduk, Kyuhyun mengenal sosok itu, sangat mengenal sosok itu, walaupun wajah orang itu tidak terlihat tapi melihat punggungnya saja Kyuhyun tahu siapa orang itu, orang itu adalah Siwon, orang yang tadi pagi menghancurkan hatinya, orang yang membuatnya menangis seharian, orang yang tidak akan pernah bisa ia hapus dari hatinya, meskipun kata perpisahan telah diungkapkan, orang yang selalu dan selalu menjadi pemilik hatinya, yanga kan selalu ia cintai CHOI SIWON.

*Author POV / Siwon part*

Merasa ada seseorang masuk, Siwon menolehkan kepalanya kebelakang dan mendapati seseorang berdiri mematung dalam keadaan berantakan dan basah kuyup. Matanya membulat seketika saat menyadari siapa orang itu, orang yang selama ini menjadi prioritas dalam hidupnya, orang yang selalu ia inginkan untuk hidup bahagia, orang yang ia jaga mati-matian, orang yang sangat ia cintai hingga akhir hayatnya, CHO KYUHYUN.

Siwon berdiri dari duduknya, menatap sosok Kyuhyun yang berdiri di ambang pintu yang juga menatap dirinya.

Mungkin inikah yang dinamakan takdir Tuhan… Mereka kembali dipertemukan sesaat setelah kata perpisahan telah terucap. Kenapa takdir mempermainkan mereka, Siwon memutuskan Kyuhyun agar ia bisa menjauh dari Kyuhyun dan agar Kyuhyun hidup bahagia tanpa dirinya. Tapi kenapa justru sekarang mereka kembali dipertemukan di saat Siwon merasa ini adalah menit-menit terakhir sebelum ia lenyap dari dunia ini.

Cukup lama mereka saling menatap tanpa sepatah kata apapun, pikiran mereka terlalu sibuk mengulang memori yang telah terjadi, betapa bahagianya hubungan mereka dulu, betapa kuatnya perjuangan cinta mereka hingga mengapa kisah cinta itu harus berakhir seperti ini.

Tiba-tiba Siwon merasakan sakit yang teramat sangat pada daerah dadanya, terasa di cengkram sangat-sangat kuat, hingga membuatnya jatuh terduduk. Mungkin penyakit sialan itu telah bereaksi..

Kyuhyun yang melihat Siwon kesakitan langsung berlari mendekat, duduk di samping Siwon. Ia juga mengangkat kepala Siwon kepahanya.

“hyung! hyung! kau kenapa?!!!!” teriak Kyuhyun panik melihat kondisi mantan kekasihnya.

“K-Kyuh…hyun…” ujar Siwon menatap Kyuhyun.

“hyung.. bertahanlah kita kerumah sakit sekarang..” Kyuhyun mengangkat tangan Siwon bermaksud untuk memapahnya keluar pergi ke rumah sakit.

Namun Siwon melarangnya, ia merasa bahwa ini adalah akhir dari segalanya.

Siwon menggelengkan kepalanya, sesaat kemudian ia terbatuk-batuk, batuk basah yang meninggalkan bercak-bercak darah di telapak tangan yang ia gunakan untuk menutupi mulutnya saat batuk.

“h-hyung k-kau……” air mata Kyuhyun mulai jatuh melihat darah yang keluar dari mulut Siwon.

“m-maafkan akuhh.. arghhh!! M-maaf aku t-tidak bisa mem-bahagiakanmu…arghhh!!” ujar Siwon dengan susah payah, paru-paru nya serasa di remas dengan kuat, sakit.. sangat sakit.

“Hyung ada apa denganmu???? Kenapa seperti ini?” Kyuhyun tidak mengerti dengan semua ini, kenapa tiba-tiba Siwon kesakitan seperti ini.

“ma-maaf akuh mem-bohongimu…. argghhhh!!!!” Siwon berteriak kencang, ia tetap mempertahankan agar matanya tidak tertutup, walaupun untuk bernafas saja terasa sangat susah. ia hanya ingin waktu beberapa menit untuk bicara yang sebenarnya pada Kyuhyun, sebelum ia pergi……………. pergi untuk selamanya.

“hyung..” air mata Kyuhyun jatuh deras, ia menggenggam tangan Siwon erat, berusaha menyalurkan kekuatan pada Siwon. Ia tahu sekarang alasan Siwon mengakhiri cerita cinta mereka.

“kumohon… b-bahagialahhhh… A-AKU MENCINTAIMU…arghhh” usaha Siwon untuk mempertahankan kesadarannya mulai melemah, ia tidak kuasa menanggung rasa sakit di tubuhnya. Tapi, setidaknya kata cinta –terakhir– untuk Kyuhyun telah terucap, itu membuatnya tenang dan matanya perlahan mulai menutup, genggaman tangannya pada tangan Kyuhyun pun melemah, perlahan mulai lepas, nafasnya memburu… dan beberapa detik kemudian…… mata itu terpejam untuk selamanya, wajah itu terlihat damai, dengan nafas yang tidak lagi berhembus dari hidungnya…

“HYUNGGGGG!!!!!!!!!!” teriak Kyuhyun histeris melihat tubuh Siwon yang tergeletak tak berdaya di hadapannya, Ia memeluk tubuh itu, erat… sangat erat!!! Air mata nya seakan seperti aliran sungai yang tiada habisnya, justru semakin lama semakin deras berjatuhan.

“SIWON HYUNGGGG!!! BANGUNLAH!!! AKU MENCINTAIMU!!!!” Kyuhyun mengguncang tubuh Siwon di dekapannya, ia merasa ini terlalu cepat dan ia tidak bisa menerima ini semua… terlalu menyakitkan.

“kumohon bangunlah… aku mencintaimu..” suara nya kini kian melemah melihat Siwon tidak bereaksi apapun, ia mencium kening Siwon lama menyalurkan rasa cinta nya.

“hyunggggg… kenapa secepat ini kau pergi meninggalkanku…”

“bahagialah disurga.. maafkan aku, aku bodoh selama ini tidak mengetahui kondisimu…” Ia mulai sadar bahwa Siwon telah pergi meninggalkannya untuk selamanya. ‘Tuhan…. terimalah ia disisimu.. buatlah ia bahagia disana bersama-Mu’ batin Kyuhyun mendongakkan kepalanya berdoa kepada Tuhan.

Dan Kyuhyun kembali mendekap tubuh Siwon erat, airnya mata terus turun, dan kata cinta yang tak pernah pernah berhenti ia ucapkan…

Hanya dalam satu hari kurang dari 24 jam kisah cinta Siwon dan Kyuhyun harus benar-benar berakhir, kuasa Tuhan pemilik nyawa setiap manusia, jika Ia ingin mengambil nyawa itu.. maka tidak ada yang bisa menolak walaupun dokter memprediksikan umur Siwon masih 2bulan lagi.

-Jika takdir Tuhan sudah menentukan…. manusia tidak bisa berbuat apa-apa…-

END…

Ayupuri’s :

Halooo… apa kabar?

Gimana? aduuuhhh cerita kali ini gak tau deh kayak gimana, ini aku baru coba bikin cerita sedih-sedihan, dan kenapa jatoh nya maksa???!!!!! kenapa gak mengharukan!!! alur nya maksa banget pfttt -__- maafkan aku readers… masak comeback pake cerita ngawur gaje gini sih… tapi aku udah berusaha bikin ini cerita walaupun gak memuaskan T.T

hahhh mengecewakan.. kalian yang baca juga kasih kritik dan saran yaaa… biar jadi koreksi untuk cerita-cerita selanjutnya, dan apa kalian mau sequelnya ini ff gak?? >.< huuuhhh aku bimbang banget sama ini ff -..-

eh btw, aku kangen kalian semua *hugs* lama yaaa gak jumpa ^^ hehehehe :^)

yaudah yaa segitu dulu, see you soon!!!!! bye-bye…

ehhh iya… kalian mau WONKYU FAMS DAILY lanjut lagi ngga? 😉